Ilmu metafisika adalah cabang filsafat yang membahas hakikat terdalam dari realitas—hal-hal yang melampaui fisik dan tidak selalu bisa ditangkap oleh pancaindra. Dalam berbagai tradisi, metafisika berkembang ke banyak arah. Berikut pemetaan yang rapi dan mudah dipahami 👇
1. Metafisika Klasik (Filsafat Barat)
Berakar dari Aristoteles.
Fokus utama:
- Hakikat ada (being)
- Sebab pertama (first cause)
- Substansi & esensi
- Realitas di balik perubahan
Cabang penting:
- Ontologi → apa itu keberadaan?
- Kosmologi metafisik → asal-usul alam semesta
- Teologi rasional → Tuhan secara rasional (bukan agama)
➡️ Pendekatannya logis, rasional, konseptual.
2. Metafisika Timur
Lebih eksperiensial & batiniah.
a. Hindu (Vedanta)
- Brahman (Realitas Absolut)
- Atman = Brahman
- Maya (ilusi dunia)
➡️ Realitas sejati bersifat satu & non-dual.
b. Buddha
- Sunyata (kekosongan)
- Anatta (tanpa diri tetap)
- Ketidakkekalan
➡️ Tidak mencari “hakikat tetap”, tapi membongkar ilusi keterikatan.
c. Taoisme
- Tao (jalan alam semesta)
- Wu-wei (tidak melawan alur)
➡️ Realitas dipahami dengan selaras, bukan dikendalikan.
3. Metafisika Islam
Berkembang lewat filsafat & tasawuf.
a. Filsafat Islam
- Al-Farabi, Ibnu Sina, Ibnu Rusyd
- Wajibul wujud (Yang Maha Ada)
- Hubungan Tuhan–alam–manusia
b. Tasawuf
- Wahdatul wujud (kesatuan wujud)
- Makrifat (pengetahuan langsung batin)
➡️ Pengetahuan bukan hanya dipikirkan, tapi dihayati.
4. Metafisika Modern
Mulai kritis terhadap klaim metafisik.
a. Kant
- Kita tidak tahu “realitas pada dirinya”
- Yang kita tahu adalah fenomena (yang tampak)
b. Eksistensialisme
- Makna hidup
- Kebebasan & tanggung jawab
- Kecemasan eksistensial
➡️ Fokus pada pengalaman manusia nyata.
5. Metafisika Kontemporer
Lebih analitis & ilmiah.
Topik:
- Waktu & ruang
- Kesadaran
- Identitas diri
- Realitas mental
Sering bersinggungan dengan:
- Fisika kuantum
- Ilmu saraf
- Filsafat pikiran
6. Metafisika Spiritual & Populer
Banyak dikenal di masyarakat modern.
Contoh:
- Hukum tarik-menarik (law of attraction)
- Energi semesta
- Dimensi lain
- Karma versi modern
➡️ Sering campuran antara filsafat, spiritualitas, dan psikologi—perlu kritis & sadar batasnya.
7. Metafisika Psikologis (relevan untuk penyembuhan diri)
Ini menarik untuk konteks trauma & kesadaran diri.
Fokus:
- Hakikat “aku”
- Kesadaran pengamat
- Pikiran sebagai objek, bukan identitas
➡️ Sejalan dengan:
- Mindfulness
- Metakognisi
- Terapi berbasis kesadaran
Peta Singkatnya
| Arah | Cara Mengenal Realitas |
|---|---|
| Barat klasik | Rasio & logika |
| Timur | Pengalaman batin |
| Islam | Akal + wahyu |
| Modern | Kritik & batas pengetahuan |
| Kontemporer | Analisis & sains |
| Spiritual | Intuisi & makna |
| Psikologis | Kesadaran diri |